Dalam
kehidupan pernikahan perasaan cinta dan kasih sayang diantara pasangan haruslah
senantiasa dipupuk. Jika hal ini tidak dilakukan maka bisa saja hubungan menjadi
gersang dan kemungkinan ikatan pernikahan bisa terlepas. Na'udzubillahi
min dzalik! Inilah berbagai aktivitas yang suburkan cinta
dan kasih sayang kita dengan pasangan.
Nasehat pernikahan untuk menyuburkan cinta dan kasih sayang dengan berbagai aktivitas sebagai berikut:
1. Mengobrol bersama pasangan
Mengobrol adalah aktivitas yang sederhana dan sangat mudah dilakukan. Jangan menyepelekan obrolan bersama pasangan. Mengobrol bisa mengurangi ketegangan jiwa, dan membuat suasana kelembutan hati. Berbagai tumpukan permasalahan akan terurai dan endapan perasaan yang menggumpal di dada, akan terurai dan melarut dalam suasana obrolan yang nyaman.
1. Mengobrol bersama pasangan
Mengobrol adalah aktivitas yang sederhana dan sangat mudah dilakukan. Jangan menyepelekan obrolan bersama pasangan. Mengobrol bisa mengurangi ketegangan jiwa, dan membuat suasana kelembutan hati. Berbagai tumpukan permasalahan akan terurai dan endapan perasaan yang menggumpal di dada, akan terurai dan melarut dalam suasana obrolan yang nyaman.
Bagi pasangan
yang super sibuk, bisa menyepakati waktu tertentu untuk bisa bertemu fisik dan
mengobrol bersama pasangan. Mungkin saja tengah malam, mungkin pula menjelang
subuh. Suami dan isteri harus menyediakan waktu dan kesempatan yang memadai
untuk bisa mengobrol berdua. Tidak cukup melalui telepon, SMS, BBM, email dan
teknologi lainnya. Mengobrol dan bertemu langsung adalah sebuah kebutuhan
psikologis bagi suami dan isteri. Maka mengobrol harus dijadikan sebagai
kebiasaan yang mengasyikkan dan dirindukan.
2. Sentuhan
fisik yang ringan dan lembut
Aktivitas memeluk, membelai, menggandeng tangan adalah contoh sentuhan fisik yang sangat dalam maknanya. Tanpa harus berkata-kata, cukup memeluk saja, itu sudah memberikan banyak pesan yang lebih luas daripada kata-kata. Sentuhan fisik termasuk salah satu sarana komunikasi nonverbal yang sangat efektif. Komunikasi tidak selalu dalam bentuk obrolan panjang atau diskusi yang akademik, namun sentuhan telah memberikan berbagai pesan yang sangat dalam.
Aktivitas memeluk, membelai, menggandeng tangan adalah contoh sentuhan fisik yang sangat dalam maknanya. Tanpa harus berkata-kata, cukup memeluk saja, itu sudah memberikan banyak pesan yang lebih luas daripada kata-kata. Sentuhan fisik termasuk salah satu sarana komunikasi nonverbal yang sangat efektif. Komunikasi tidak selalu dalam bentuk obrolan panjang atau diskusi yang akademik, namun sentuhan telah memberikan berbagai pesan yang sangat dalam.
3. Memberikan
perhatian melalui berbagai sarana
Perhatian suami kepada isteri –dan sebaliknya—bisa diwujudkan dalam berbagai bentuk dan sarana. Saat suami berkemas hendak berangkat kerja, isteri bisa menunjukkan perhatian dengan memberikan bantuan, atau sekedar mengingatkan, apakah ada perlengkapan yang ketinggalan. Saat isteri berdandan, suami bisa memberikan perhatian dlam bentuk memuji penampilannya atau menyarankan suatu penampilan tertentu yang lebih menarik.
Perhatian suami kepada isteri –dan sebaliknya—bisa diwujudkan dalam berbagai bentuk dan sarana. Saat suami berkemas hendak berangkat kerja, isteri bisa menunjukkan perhatian dengan memberikan bantuan, atau sekedar mengingatkan, apakah ada perlengkapan yang ketinggalan. Saat isteri berdandan, suami bisa memberikan perhatian dlam bentuk memuji penampilannya atau menyarankan suatu penampilan tertentu yang lebih menarik.
Perhatian juga
bisa ditunjukkan melalui teknologi. Misalnya mengirim pertanyaan dan ingatan
melalui SMS atau BBM, “Pa, jangan lupa obatnya diminum siang ini jam 13.00”.
Atau ungkapan, “Mama jangan lupa makan siang ya, biar tetap sehat dan fit”.
Telepon juga merupakan bentuk perhatian. Walaupun terpisah jarak dan waktu
karena tugas, tetap ada perhatian melalui bantuan teknologi.
4.
Menyampaikan cerita dan informasi
Kebiasaan ringan lainnya yang bisa menguatkan keharmonisan keluarga adalah menyampaikan cerita dan informasi kepada pasangan. Misalnya suami yang akan mendapatkan tugas dari kantor untuk kunjungan ke luar daerah, bisa menceritakan dan menginformasikan rencana tugas tersebut kepada isteri. Dengan demikian, isteri merasa dilibatkan dalam tugas suami sejak awal, dan membuatnya merasa mendapat kepercayaan serta perhatian.
Kebiasaan ringan lainnya yang bisa menguatkan keharmonisan keluarga adalah menyampaikan cerita dan informasi kepada pasangan. Misalnya suami yang akan mendapatkan tugas dari kantor untuk kunjungan ke luar daerah, bisa menceritakan dan menginformasikan rencana tugas tersebut kepada isteri. Dengan demikian, isteri merasa dilibatkan dalam tugas suami sejak awal, dan membuatnya merasa mendapat kepercayaan serta perhatian.
Demikian pula
seorang isteri bisa menyampaikan cerita tentang apa yang dilakukan seharian
bersama anak-anak di rumah. Cerita dan informasi ringan seputar aktivitas rutin
sehari-hari di tempat kerja, di rumah, di masyarakat, yang disampaikan kepada
pasangan, merupakan bagian dari kebiasaan yang menguatkan cinta kasih antara
suami dan isteri. Masing-masing merasakan adanya keterbukaan dan kejujuran melalui cerita dan informasi yang mengalir setiap
hari.
Itulah tadi Nasehat pernikahan untuk menyuburkan cinta dan kasih sayang dengan berbagai aktivitas bersama pasangan semoga bermanfaat.
Itulah tadi Nasehat pernikahan untuk menyuburkan cinta dan kasih sayang dengan berbagai aktivitas bersama pasangan semoga bermanfaat.
www.asmarasakinah.com
follow our twitter: @AsmaraSakinah
like our fun page fb: Asmara Sakinah
call/sms:085641387672
PIN: 324F2B82
follow our twitter: @AsmaraSakinah
like our fun page fb: Asmara Sakinah
call/sms:085641387672
PIN: 324F2B82

Tidak ada komentar:
Posting Komentar