Berikut ini merupakan serial dari kisah Siti Khadijah dimana kisah khadijah akan diutarakan secara berseri mengenai bagaimana rasulullah sebelum menjadi Rasul bertemu dan akhirnya membangun keluarga sakinah bersama Siti Khadijah
Mulailah ujian yang keras menimpa kaum muslimin dengan
berbagai macam bentuknya, akan tetapi Khadijah berdiri kokoh bak sebuah gunung
yang tegar, kokoh dan kuat. Beliau wujudkan firman Allah Subhanallahu wa Ta’ala
:
“Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan :”kami
beriman” sedangkan mereka tidak diuji lagi?” (QS.Al Ankabut :1-2)
Allah memilih kedua putranya yang bernama Abdullah dan al
Qasim untuk menghadap Allah tatkala keduanya masih kanak-kanak, sedangkan
Khadijah tetap bersabar. Beliau juga melihat dengan mata kepalanya
bagaimana syahidah pertama dalam Islam yang bernama Sumayyah tatkala menghadapi sakaratul maut karena siksaan para thagut hingga jiwanya menghadap Sang Pencipta denga penuh kemuliaan.
bagaimana syahidah pertama dalam Islam yang bernama Sumayyah tatkala menghadapi sakaratul maut karena siksaan para thagut hingga jiwanya menghadap Sang Pencipta denga penuh kemuliaan.
Beliau juga harus berpisah dengan putrid dan buah hatinya
yang bernama Ruqayyah, istri dari Ustman bin Affan (semoga Allah merihoinya)
karena putrinya hijrah ke negri Habsyah untuk menyelamatkan diennya dari
gangguan orang-orang musyrik. Beliau saksikan
dari waktu ke waktu yang penuh dengan kejadian besar dan permusuhan, akan
tetapi tidak ada istilah putus asa bagi seorang mujahidah. Beliau laksanakan
setiap saat apa yang difirmankan oleh Tabaraka wa Ta’ala:
“Kamu sungguh-sungguh akan diuji terhadap hartamu dan dirimu. Dan (juga)
kamu sungguh-sungguh akan mendengar dari orang-orang yang diberi kitab sebelum
kamu dan dari orang-orang yang mempersekutukan Allah, gangguan yang banyak yang
menyakitkan hati. Jika kamu bersabar dan bertaqwa maka sesungguhnya yang
demikian itu termasuk urusan yang patut diutamakan” (QS. Ali Imran: 186).
Sebelumnya, Khadijah juga telah menyaksikan seluruh kejadian
yang menimpa suaminya (Semoga kedamaian tercurah atasnya dan kepada
keluarganya) yang berjuang di jalan Allah, namun menghadapai segala musibah
dengan kesabaran. Semakin bertambah berat ujian semakin bertambahlah kesabaran
dan kekuatannya.
(Bersambung ke kisah khadijah bagian 6)
Daftar pustaka:
Baswedan, A.R.1954.Rumah Tangga Rasulullah. Bulan Bintang,
Yogyakarta
Mahdi, M., dan An Nashr A.M.2011.Mereka Adalah Para Sahabat
(edisi Indonesia).At Tibyan,Solo.
Salam Sakinah,
Emil H Jatmika
membina keluarga sakinah
fun page fb: Asmara Sakinah
call/sms:085641387672
PIN: 324F2B82

Tidak ada komentar:
Posting Komentar